Waktu Maghrib
Rasulullah SAW bersabda: "Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR. Bukhari-Muslim). Saat adzan maghrib berkumandang, itulah saat paling tepat mengonsumsi kurma dan air putih.
Waktu Maghrib adalah waktu shalat fardu yang keempat dalam sehari semalam. Dinamakan "Maghrib" yang berarti "terbenam" atau "barat", karena waktu ini dimulai sejak matahari terbenam di ufuk barat.
Dalam ilmu falak (astronomi), waktu Maghrib dimulai ketika piringan matahari (the solar disk) telah sepenuhnya menghilang di bawah ufuk barat. waktu maghrib
Berikut adalah ringkasan tata cara shalat Maghrib 3 rakaat:
Pada detik-detik maghrib, terjadi pergumulan hebat di dalam tubuh manusia. Kelenjar pineal di otak mulai mendeteksi gelap dan bersiap memproduksi melatonin (hormon tidur). Namun di sisi lain, mata manusia masih menangkap sisa cahaya keemasan (golden hour) yang memicu produksi serotonin (hormon kebahagiaan). Perpaduan dua hormon inilah yang menciptakan rasa tentram tapi sedih di saat yang bersamaan. Itulah mengapa waktu maghrib adalah momen terbaik untuk healing atau refleksi diri. Rakaat Kedua:
Waktu maghrib adalah hadiah harian dari Allah. Berdurasi singkat, namun sarat makna. Ia mengajarkan kita tentang:
Mulai hari ini, jangan biarkan adzan maghrib berlalu begitu saja. Matikan gawai sejenak, ambil air wudhu, dan rasakan ketenangan saat bersujud di waktu maghrib. Karena setiap detik yang berlalu adalah persinggahan menuju keabadian. Rakaat Ketiga:
Dalam pandangan mistis dan spiritual (terutama dalam tradisi Islam), waktu maghrib disebut sebagai masa ghaib (tak terlihat). Ketika matahari terbenam, diyakini ada pergantian "shift" penjaga alam. Malaikat yang bertugas di siang hari turun, digantikan oleh malaikat malam. Konon, pada detik-detik maghrib inilah pintu langit dibuka, doa-doa dengan sangat mudah menembus langit, dan jin serta makhluk halus mulai "bekerja". Inilah mengapa orang tua dulu selalu menyarankan anak-anak untuk segera masuk rumah saat maghrib tiba.
Salat maghrib terdiri dari 3 rakaat. Waktu pengerjaannya yang singkat membuat ibadah berjamaah di masjid sangat dianjurkan. Pahala salat maghrib berjamaah disebutkan 27 derajat lebih baik daripada sendirian.